RT RW Net Solution

Solusi Profesional MikroTik, PPPoE & RT RW Net

 

Cara Membangun RT RW Net Dari Nol Sampai Online (Lengkap + Estimasi Biaya)

Membangun RT RW Net saat ini menjadi salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan, terutama di daerah yang belum terjangkau jaringan fiber optik secara merata. Dengan perencanaan yang tepat, usaha RT RW Net dapat menjadi sumber penghasilan stabil setiap bulan.

Pada artikel ini kita akan membahas secara lengkap mulai dari perencanaan, perangkat yang dibutuhkan, estimasi biaya, hingga sistem manajemen jaringan menggunakan MikroTik.


1. Apa Itu RT RW Net?

RT RW Net adalah sistem distribusi internet skala kecil yang biasanya dikelola secara mandiri untuk lingkungan perumahan, desa, atau wilayah tertentu.

Biasanya pengelola membeli koneksi internet dari ISP resmi, kemudian membaginya kembali ke pelanggan menggunakan sistem manajemen bandwidth agar tetap stabil dan adil.


2. Perencanaan Awal Sebelum Memulai

Sebelum membeli perangkat, tentukan:

  • Target jumlah pelanggan (10? 20? 50 user?)

  • Jarak distribusi

  • Apakah menggunakan kabel FO, LAN atau wireless

  • Paket internet yang akan dijual

Semakin matang perencanaan, semakin kecil risiko kerugian.


3. Perangkat Yang Dibutuhkan

Berikut perangkat dasar untuk memulai RT RW Net skala kecil:

1️⃣ Router MikroTik

Digunakan untuk:

  • Manajemen bandwidth

  • PPPoE server

  • Monitoring user

  • Firewall

Contoh seri yang sering digunakan:

  • RB750

  • RB450

  • hEX

2️⃣ Access Point

Digunakan untuk distribusi wireless ke pelanggan.

3️⃣ Switch

Untuk membagi koneksi kabel ke beberapa jalur.

4️⃣ Kabel LAN & Konektor RJ45

5️⃣ Tiang / Tower (jika pakai wireless jarak jauh)


4. Estimasi Biaya Awal

Contoh simulasi untuk 20 pelanggan:

  • Router MikroTik: ± Rp800.000 – Rp1.200.000

  • Access Point 2–3 unit: ± Rp1.500.000

  • Kabel & instalasi: ± Rp1.000.000

  • Internet utama ISP: ± Rp500.000 – Rp1.000.000 / bulan

Total estimasi awal:
Sekitar Rp4.000.000 – Rp6.000.000

Biaya bisa berbeda tergantung kondisi lapangan.


5. Sistem Manajemen Yang Direkomendasikan

Agar RT RW Net berjalan stabil, gunakan:

✅ Sistem PPPoE

Dengan PPPoE, setiap pelanggan memiliki:

  • Username

  • Password

  • Limit bandwidth masing-masing

Ini membuat jaringan lebih rapi dan profesional.

✅ Queue Management

Gunakan simple queue atau queue tree untuk pembagian bandwidth.


6. Contoh Skema Sederhana Jaringan

Internet ISP

Modem ISP

Router MikroTik (PPPoE Server)

Switch / Access Point

Pelanggan


7. Cara Menghitung Keuntungan

Misal:

20 pelanggan
Harga paket Rp150.000 / bulan

Total pemasukan:
20 x 150.000 = Rp3.000.000 / bulan

Dikurangi biaya internet Rp1.000.000

Estimasi laba kotor:
Rp2.000.000 / bulan

Dalam 2–3 bulan modal awal bisa kembali.


8. Tips Agar RT RW Net Stabil

  • Gunakan router asli, jangan KW

  • Pasang grounding yang baik

  • Batasi bandwidth dengan benar

  • Monitoring trafik setiap hari

  • Simpan backup konfigurasi


9. Kesimpulan

RT RW Net adalah peluang usaha yang realistis jika dikelola dengan baik. Kunci keberhasilan ada pada:

  • Perencanaan matang

  • Manajemen bandwidth yang benar

  • Pelayanan pelanggan yang cepat

Di artikel berikutnya, kita akan membahas:

Cara Setting PPPoE Server di MikroTik Lengkap Dengan Script Siap Pakai.


📌 Video Tutorial

Silakan tonton juga pembahasan lengkapnya di channel YouTube kami:
https://www.youtube.com/@gudangtutorial85