Topologi RT/RW Net yang stabil dan scalable adalah fondasi utama agar jaringan tidak mudah down saat pelanggan bertambah. Banyak kegagalan ISP kecil terjadi bukan karena bandwidth kurang, tetapi karena desain jaringan yang tidak dirancang untuk berkembang.
Artikel ini membahas secara lengkap strategi desain jaringan profesional agar RT/RW Net mampu tumbuh dari 10 pelanggan menjadi 500+ pelanggan tanpa harus bongkar total infrastruktur.
Kenapa Banyak RT/RW Net Cepat Down?
- Semua perangkat dijadikan satu (router + hotspot + PPPoE + firewall)
- Tidak ada segmentasi VLAN
- Switch unmanaged murah
- Tidak ada monitoring trafik
- Topologi daisy chain panjang
Masalah ini membuat jaringan tidak siap scale dan rawan bottleneck.
Konsep Dasar Topologi Scalable
1. Pisahkan Core dan Distribution
Core router fokus routing & bandwidth management. Distribution switch menangani distribusi ke klien.
2. Gunakan VLAN
VLAN memisahkan trafik pelanggan, manajemen, dan backbone.
3. Hindari Topologi Rantai Panjang
Gunakan sistem star atau tree topology agar gangguan tidak menyebar.
Diagram Topologi Profesional RT/RW Net
Desain ini memungkinkan ekspansi tanpa mengganti seluruh perangkat.
Strategi Upgrade Bertahap
Fase 1 (0–50 Pelanggan)
- 1 Core Router
- 1 Managed Switch
- Segmentasi VLAN dasar
Fase 2 (50–200 Pelanggan)
- Core router dedicated
- Multiple distribution switch
- Monitoring bandwidth
Fase 3 (200+ Pelanggan)
- Load balancing multi ISP
- Redundant uplink
- Monitoring real-time
Video Tutorial Desain Topologi
Kunjungi channel resmi: Gudang Tutorial 85
Ingin Bangun RT/RW Net Profesional?
Kami membantu desain topologi scalable agar jaringan stabil dan siap berkembang.