RT RW Net Solution

Solusi Profesional MikroTik, PPPoE & RT RW Net

Load Balancing PCC MikroTik — Optimasi Multi ISP Secara Profesional

Load Balancing PCC MikroTik — Optimasi Multi ISP Secara Profesional

Metode PCC (Per Connection Classifier) merupakan teknik load balancing paling stabil dan banyak digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan lebih dari satu ISP pada jaringan RT RW Net maupun skala enterprise.


📌 Apa Itu PCC?

PCC (Per Connection Classifier) adalah metode pembagian trafik berdasarkan koneksi, bukan berdasarkan paket. Artinya satu koneksi akan tetap melewati jalur ISP yang sama hingga koneksi tersebut selesai.

Keunggulan metode ini adalah stabilitas koneksi, terutama untuk aplikasi seperti banking, VPN, game online, dan layanan berbasis sesi.

---

🎯 Kapan PCC Digunakan?

  • Memiliki 2 ISP atau lebih
  • Ingin membagi beban trafik secara merata
  • Mengurangi overload salah satu jalur internet
  • Meningkatkan redundansi jaringan

🖥 Studi Kasus Topologi

Contoh skenario:

  • ISP 1 → ether1 → Gateway 192.168.1.1
  • ISP 2 → ether2 → Gateway 192.168.2.1
  • LAN → ether3 → 192.168.10.0/24

Contoh topologi dual ISP dengan metode PCC.


⚙ Tahapan Konfigurasi PCC

1️⃣ Tandai Koneksi (Mangle Rule)

/ip firewall mangle
add chain=prerouting dst-address-type=!local in-interface=ether3 \
per-connection-classifier=both-addresses:2/0 action=mark-connection \
new-connection-mark=ISP1_conn passthrough=yes

add chain=prerouting dst-address-type=!local in-interface=ether3 \
per-connection-classifier=both-addresses:2/1 action=mark-connection \
new-connection-mark=ISP2_conn passthrough=yes

Rule di atas membagi koneksi menjadi dua jalur secara merata.

---

2️⃣ Tandai Routing

add chain=prerouting connection-mark=ISP1_conn action=mark-routing \
new-routing-mark=to_ISP1 passthrough=yes

add chain=prerouting connection-mark=ISP2_conn action=mark-routing \
new-routing-mark=to_ISP2 passthrough=yes
---

3️⃣ Tambahkan Static Route

/ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1 routing-mark=to_ISP1 check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 routing-mark=to_ISP2 check-gateway=ping

add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1 distance=1
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 distance=2

Parameter check-gateway=ping memungkinkan failover otomatis jika salah satu ISP down.

---

🔒 Optimasi & Best Practice

  • Gunakan FastTrack dengan pengecualian untuk PCC
  • Monitoring gateway menggunakan Netwatch
  • Pisahkan VLAN untuk segmentasi pelanggan
  • Gunakan Queue Tree untuk manajemen bandwidth lebih akurat

⚠ Kesalahan Umum Saat Konfigurasi PCC

  • FastTrack aktif tanpa pengecualian mangle
  • Salah interface pada rule prerouting
  • Tidak menambahkan default route utama
  • Tidak melakukan NAT pada masing-masing ISP
---

📈 Kelebihan PCC Dibanding ECMP

PCC ECMP
Stabil untuk aplikasi session-based Kurang stabil untuk banking/game
Kontrol granular Lebih sederhana

🎥 Video Penjelasan


Butuh Monitoring Multi ISP Otomatis?

Untuk jaringan skala 50+ pelanggan, monitoring manual tidak lagi efisien. Gunakan Script Monitoring PRO untuk notifikasi real-time dan laporan performa.

Lihat Solusi Premium